Minggu, 08 Februari 2015

apa sich relawan masa depan ???

 SALAM KEMANUSIAAN ! SIAMO
Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR.Terdapat di PMI Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, dengan anggota lebih dari 3 juta orang.
Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan di bidang kesehatan dan siaga bencana, mempromosikan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.Terbentuknya Palang Merah Remaja dilatarbelakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914–1918) pada waktu itu Austria sedang mengalami peperangan. Karena Palang Merah Austria kekurangan tenaga untuk memberikan bantuan, akhirnya mengerahkan anak-anak sekolah supaya turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas-tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta Koran bekas. Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut Palang Merah Pemuda (PMP) kemudian pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia
Dalam perjalanannya PMR mengalami perkembangan yang sangat positif, dan untuk membangun serta mengembangkan karakter PMR yang berpedoman pada Prinsip Kepalangmerahan yang siap menjadi relawan masa depan. Untuk menjawab hal tersebut maka dibuat sebuah konsep Manajemen PMR merupakan proses pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI agar dapat mendukung peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan PMI.
Hal ini senada dengan kebijakan PMI dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) tentang Remaja yang menyebutkan bahwa; Pertama, Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan. Kedua, Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan. Ketiga, Remaja berperan penting dalam: perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI. Keempat, Remaja adalah kader relawan, dan kelima, Remaja calon pemimpin Palang Merah masa depan.
Dalam manajemen PMR, siklus pembinaan dimulai dari Perekrutan  untuk menambah jumlah anggota, Pelatihan untuk menguatkan karakter, Tri Bhakti PMR sebagai bentuk implementasi dari pelatihan yang didapat, Pengakuan dan Penghargaan menjadi penting karena memotivasi PMR agar tetap bersama dengan PMI, Pemantauan dan Evaluasi untuk mengetahui apakah anggota PMR telah melaksanakan hak dan kewajibanya dengan tepat serta jejaring dan kerjasama.
Penting Pembinaan PMR
Pembinaan anggota PMR baik disekolah maupun luar sekolah mulai dari pola rekruitmen - pelatihan - kegiatan paska pelatihan (Tri Bakti) sampai dengan pengembangan kapasitas (Pengakuan dan Penghargaan) telah memberikan gambaran sisi positif yang didapatkan jika bergabung menjadi anggota PMR. Peningkatan kapasitas dalam hal wawasan, pengetahuan dan juga ketrampilan tentu akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat baik untuk diri pribadi maupun ketika terjun di masyarakat.(N.D RED)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar